Military and Safety Footwear

Monthly Archives: Juli 2017

1. BENTUK AWAL SAFETY SHOES :
Safety Shoes ditengarai sudah dibuat dan digunakan sejak awal abad 17. Adalah Belanda yang merupakan negara pertama yang membuat Safety Shoes. Sepatu tersebut berbentuk boot yang terbuat dari kayu, dan dikenal dengan nama Sabots. Sepatu itu digunakan untuk melindungi kaki para pekerja dari benda keras dan tajam yang dapat melukai kaki.

Saat itu, Sabots belum diproduksi secara massal menggunakan mesin, dan masih sebatas produksi kerajinan tangan.

Di masa Revolusi Industri (1760 – 1840), para pekerja biasanya melemparkan sepatu Sabots mereka ke roda mesin, menyebabkan mesin macet atau rusak, dan produksi pun terhenti. Tindakan melempar Sabots ke mesin ini memunculkan istilah “Sabotage” / “Sabotase” yang dikenal hari ini.

2. PRODUKSI MASSAL PERTAMA SAFETY SHOES :
Meski sudah dikenal cukup lama, Safety Shoes (Sepatu Pengaman) baru diproduksi massal pertama kali pada tahun 1930. Red Wing Shoes Company (Amerika Serikat) adalah perusahaan pertama yang memproduksi Safety Shoes secara massal pada tahun 1930. Sepatu tersebut dibuat untuk melindungi kaki – terutama jari kaki – para pekerja di sektor industri, di mana waktu itu kecelakaan kerja terbesar terjadi pada jari kaki pekerja yang tertindih benda berat (besi, baja, beton, dan lain-lain). Itulah mengapa Safety Shoes dibuat dengan menggunakan plat besi-baja yang melindungi jari kaki, dan disebut Steel-Toe Boot.

Setahun kemudian, Perusahaan Sepatu Marschtiefels, asal Jerman memproduksi sepatu berbaris dengan pelindung besi di depannya. Sepatu tersebut digunakan oleh Hitler dan pasukannya di Perang Dunia II (1939 – 1945) sehingga dikenal dengan sebutan Hitler Boots.

3. STANDARISASI KEAMANAN SAFETY SHOES :
Penetapan Standar Keamanan Safety Shoes baru diberlakukan pada tahun 1970, di mana Kongres Amerika Serikat mengeluarkan Keputusan Keamanan dan Kesehatan Kerja (Occupation Safety & Health Act) yang melindungi para pekerja di negara tersebut. Di dalam Keputusan itu, ditetapkan standar pengaman pada sepatu kerja untuk melindungi kaki pekerja dari kecelakaan kerja. Berdasarkan ketentuan itu, maka bermunculanlah banyak standar keamanan yang diaplikasikan pada Safety Shoes guna memastikan keamanan kaki pengguna sepatu tersebut.

Salah satu Standarisasi Keamanan Safety Shoes yang umum digunakan adalah EN ISO 20345 : 2011.

4. PERKEMBANGAN PELINDUNG JARI PADA SAFETY SHOES :
Di awal kemunculannya, Safety Shoes menggunakan pelindung jari yang terbuat dari bahan besi-baja. Meski sangat kuat, namun bahan ini sangat tidak nyaman dan berat, sehingga mengganggu gerak para pengguna.

Selain itu, pelindung dari besi-baja ternyata sangat berbahaya terutama jika dikenakan pengguna saat menaiki pesawat terbang, atau sedang bekerja dalam kondisi ekstrim (misalnya di lokasi kerja yang sedang mengalami hujan petir).

Seiring dengan perkembangan zaman, pelindung jari pada Safety Shoes terus mengalami evolusi, mulai dari penggunaan baja ringan, titanium, zinc, hingga akhirnya aluminium.

5. PERKEMBANGAN MODEL SAFETY SHOES :
Di awal kemunculannya, Safety Shoes dibuat dengan model boot (High-Cut) yang melindungi kaki dan tulang kering. Namun belakangan, dengan pertimbangan kenyamanan, bentuknya dibuat menjadi Mid-Cut dan Low-Cut.

Dan seiring dengan perkembangan fashion, Safety Shoes kini tampil dengan model yang lebih modis dan fashionable. Pengguna sepatu tidak lagi harus berganti-ganti sepatu, tapi tetap bisa menggunakan Safety Shoes di tempat kerja, maupun jalan-jalan atau melakukan aktivitas olah raga (jogging, gym, cycling, bahkan hiking dan mountaineering).

Supaya Kamu tak tertipu, yakinkan Kamu mengerti ketidaksamaan pada sepatu safety PDL yang sesuai sama standard TNI serta sepatu PDL yang disebut tiruan. Ingat, sepatu PDL tiruan dengan kata lain KW tak bermakna jelek. Namun, yakinkan Kamu cuma membayar sepatu KW sebagai sepatu KW, serta membayar sepatu Asli sebagai sepatu Asli. Pay for the values.

 

Jurus Pertama.

Ini yaitu jurus paling mematikan untuk membongkar kedok penipuan. Ketahuilah, kalau sepatu PDL yang sesuai sama/asli standard TNI memakai ring tali yang terbuat dari kuningan (brass). Sesaat sepatu PDL tiruan memakai ring tali terbuat dari besi. Kekurangan sepatu PDL yang ring tali nya terbuat dari besi yaitu ring itu bakal berkarat bila terkena air (kehujanan, masuk lumpur, dll.). Bila sepatu type ini Kamu berikanlah pada beberapa calon anggota satpam yang tengah dalam saat kursus, bisa di pastikan ring sepatu itu bakal berkarat dalam hitungan minggu. Cuma dalam hitungan bln., ring tali yang terbuat dari besi bakal jebol bila terus-terusan terserang air. Hey, bila dicuci bagaimana? Ya, silakan kamu kurang lebih sendiri.

 

Lalu bagaimana membedakan sepatu PDL tiruan (KW) yang ringnya terbuat dari besi serta sepatu PDL asli yang ringnya terbuat dari kuningan? Gampang sekali! Sediakan sepotong magnet! Ya, magnet! Tempelkan magnet pada ring sepatu. Bila melekat, itu bermakna sepatu yang Kamu pegang yaitu sepatu KW, dengan kata lain ringnya terbuat dari besi. Bila tak melekat, kemungkinan besar itu sepatu asli standard TNI. Umumnya, beberapa pedagang yang ” tak terbuka ” bakal segera tidak bergairah bila dia lihat Kamu memakai magnet. ” Yah… apes deh “, demikian mungkin saja dalam hati mereka. Jadi, siapkan magnet sebagai senjata Kamu.

 

Jurus Ke-2.

Jurus ke-2 yaitu penelusuran kulit atas sepatu (upper leather). Ketrampilan yang satu ini memanglah memerlukan banyak peluang membanding-bandingkan kwalitas kulit sepatu. Namun ciri yang paling gampang dikenali yaitu, sepatu PDL tiruan dengan kata lain KW umumnya mempunyai kulit sisi depan yang agak lembek. Sepatu PDL asli umumnya lebih keras. Ciri ke-2 yaitu, sepatu PDL asli memakai cat finishing yang tidaklah terlalu berkilap. Bila kamu temukan sepatu PDL yang cata finishingnya berkilap, hati-hati, itu mungkin saja sepatu PDL tiruan dengan kata lain KW.

 

Jurus Ketiga

Jurus ketiga yaitu penelusuran kulit lidah sepatu. Sepatu PDL yang asli standard TNI memakai lidah sepatu terbuat dari kulit domba. Kulit domba ini halus serta lentur. Sebagian sepatu PDL KW memakai kulit sintetis. Pentingnya pemakaian kulit asli membuat perlindungan semakin maksimal.